Cara Mengatasi Rasa Takut Anak

Sending
User Rating ( votes)

Cara Mengatasi Rasa Takut Anak – Waktu itu menunjukkan pukul 10 malam, seorang ibu terlihat kesal karena anaknya yang belum juga tidur. Dengan nada kesal si ibu meminta anaknya yang masih berusia 3 tahun untuk tidur. “Nak cepetan tidur, kalau gak mau tidur nanti dimakan hantu lho”.

Dengan menakut-nakuti si kecil, si ibu berharap supaya anaknya cepat tidur. Tetapi hal tersebut bukanlah cara mengatasi rasa takut anak yang benar yang dapat Bunda lakukan.

Kasus di atas mungkin sering terjadi pada kita sebagai orang tua. Ketika anak susah makan, susah tidur, atau tidak mau nurut, kita sering mengancam dengan cara menakut-nakutinya. Padahal jika kita terus memelihara rasa takut anak, maka ketakutan terhadap sesuatu hal yang terus kita jadikan alat.

Hal tersebut akan bertahan hingga dewasa. Sebagai orangtua seharusnya dapat memahami rasa takut anak, bukan malah sebaliknya mengancam dengan menakut-nakuti anak atau bahkan mengeluarkan kata-kata yang memojokkan seperti, “Laki-laki kok penakut”, atau “Gitu aja kok takut”. Kata-kata tersebut justru sangat tidak berempati pada anak.

Cara Mengatasi Rasa Takut Anak

Banyak kasus ketika anak merasa takut akan sesuatu hal, berikut ini beberapa Cara Mengatasi Rasa Takut Anak diantaranya :




  • Banyak hal yang membuat si kecil takut hantu, misalnya menonton film atau sinetron tentang hantu, cerita dari teman-temannya, atau dari kita sendiri yang secara tidak sadar mengancam anak Bunda dengan menakut-nakutinya. Yang perlu kita lakukan adalah memberikan penjelasan pada mereka dengan bahasa sederhana bahwa hantu takut sama orang yang baik atau yang rajin beribadah. Selain itu jangan biarkan anak menonton tayangan tentang hantu.
  • Banyak yang menangis karena takut ketika listrik padam. Apalagi bagi si kecil yang terbiasa tidur dengan cahaya lampu yang terang. Ketika dia takut gelap, hal yang harus dilakukan oleh orang tua adalah sesekali menemaninya di ruang gelap dengan mengatakan pada anak bahwa mereka akan baik-baik saja dan tidak perlu takut pada gelap. Jika anak sudah terbiasa, matikan lampu setiap kali anak tidur.
  • Bentuknya yang tidak menarik dan seram membuat mereka merasa takut. Jelaskanlah pada anak tentang serangga, bila perlu sambil memegang serangga tetapi yang tidak berbahaya. Ketika si kecil melihat kita memegang serangga dan tahu bahwa serangga tidak berbahaya, maka anak tidak merasa takut lagi. Namun kita perlu memberikan pengenalan jenis-jenis serangga yang berbahaya dan yang tidak agar anak waspada dan tidak sembarang memegang serangga.
  • Ketika kita akan pergi ke kantor, kadang mereka rewel tidak mau ditinggal, apalagi kalau pengasuh baru. Yang harus kita lakukan memberikan penjelasan kepada anak kalau pengasuhnya itu orang baik, tidak pernah marah. Mungkin awalnya susah dan akan tetap menangis, tetapi lama-lama dan jika sudah terbukti omongan kita benar, maka anak sudah terbiasa ditinggal oleh kita.
  • Jangan sekali-kali menggunakan dokter atau suntik untuk mengancam atau menakut-nakuti anak. Karena ketika anak sakit dan harus ke dokter, anak malah takut dan tidak mau pergi. Seringlah mengatakan bahwa dokter itu baik dan selalu menyembuhkan orang yang sakit.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai Cara Mengatasi Rasa Takut Anak. Semoga ulasan tadi bisa memberikan informasi, menambah wawasan serta membantu pembaca khususnya para orang tua dalam memahami psikis tumbuh kembang buah hati kita. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :   Tips Anak Tidak Doyan Makan, Dijamin Ampuh

Related Posts

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.