Bunda Harus Tahu, Ini Dia Makanan Yang Tidak Baik Untuk Wanita Hamil

Sending
User Rating ( votes)
Comments Rating ( reviews)

Kenali Makanan Yang Tidak Baik Untuk Wanita Hamil

Makanan Yang Tidak Baik Untuk Wanita Hamil Berikut adalah daftar makanan yang tidak dianjurkan untuk wanita hamil. Ibu harus ingat untuk pencegahan masalah kehamilan dan agar memiliki kehamilan yang sehat.

Makanan menentukan perkembangan kesehatan dan perkembangan janin di perut. Untuk itu sangat penting untuk menjaga kesehatan wanita hamil, salah satunya dengan memahami makanan yang tidak baik untuk wanita hamil.

Makanan kaya nutrisi selama kehamilan akan membantu menjaga kesehatan ibu hamil, suplemen vitamin dan nutrisi untuk perkembangan bayi yang sempurna. Namun, Tidak semua makanan mempengaruhi bayi dengan cara yang baik. Beberapa makanan bisa menjadi sumber segala macam masalah pada kehamilan.

12 Makanan Yang Tidak Baik Untuk Wanita Hamil

Daftar di bawah ini akan mencakup makanan yang tidak baik untuk wanita hamil dan harus dihindari selama kehamilan. Silakan merujuk dan ingat untuk pencegahan masalah kehamilan yang bisa terjadi.

1. Makanan Laut Tinggi Merkuri




Beberapa jenis ikan yang termasuk dalam daftar ini adalah makarel, hiu, ikan todak dan tempur.

Jika Bunda hamil, Bunda harus benar-benar membatasi penggunaan makanan olahan atau daging segar (beku) dari 4 ikan di atas karena mengandung kadar merkuri yang relatif tinggi. Merkuri merupakan zat yang sangat berbahaya yang memperlemah otak dan sistem saraf bayi.

Tuna juga termasuk dalam daftar tapi tidak boleh dimakan dan harus dibatasi. Itu berarti Bunda bisa makan tapi tidak banyak dan harus di bawah 170 gram per minggu. Namun, Bukan berarti Bunda menghindari makan ikan laut secara total. Beberapa ikan dengan kadar merkuri rendah masih dibutuhkan untuk menyeimbangkan nutrisi bayi karena mengandung omega-3, DHA, dan EPA.

Jenis ikan laut yang direkomendasikan meliputi salmon, ikan teri, herring dan sarden.

2. Susu Segar Mentah

Listeria monocytogenes – bakteri yang dapat menginfeksi listeriosis, yang merupakan penyakit bayi yang sangat berbahaya di perut yang dapat muncul dalam susu segar utuh (susu yang tidak dipasteurisasi) atau jus buah segar tidak higienis.

3. Daging Beku




Bakteri Listeria juga ditemukan pada daging beku seperti daging sapi, babi, unggas dan sosis. Bunda seharusnya tidak memakan jenis ini kecuali jika dimasak dengan benar.

Daging kaleng atau makanan laut kaleng juga tidak disarankan karena mengandung sodium dalam jumlah tinggi.

4. Semua Daging Tidak Dimasak

Salmonella dan parasit Toxoplasma yang ditemukan pada daging segar dapat secara serius mempengaruhi kesehatan janin di rahim. Mereka ditemukan di semua daging hidup termasuk daging babi, daging sapi, unggas, ikan, telur, kerang seperti udang, tiram, kepiting.

Untuk menghilangkan risiko, Bunda perlu memasaknya secara matang sebelum menggkonsumsinya dan menggkonsumsinya saat masih segar.




5. Makanan Termasuk Sayuran Mentah dan Biji-Bijian

Kacang kacang  jangan dimakan mentah. Bakteri bisa masuk benih kacang bahkan sebelum kacang berkecambah dan terus tumbuh di tangkai bahkan setelah berkecambah.

Jadi kecuali jika Bunda memasak tauge maka baru boleh dimakan. Tumis daging yang akan dimasak dan tidak digoreng atau dipanaskan kembali melalui air mendidih tidak boleh bunda makan. Hal yang sama berlaku untuk semua sayuran dan buah-buahan lainnya.

Jika Bunda makan buah, Bunda tidak bisa makan makanan mentah kecuali jika Bunda telah membasahi dan mencucinya berkali-kali. Perhatikan pula asal usul buah untuk mencegah buah yang disuntik atau direndam dalam pengawet.

6. Keju Yang Tidak Dipasteurisasi

Seperti susu mentah, keju yang tidak dipasteurisasi juga bisa mengandung bakteri Listeria yang secara langsung mempengaruhi kesehatan bayi. Jika Bunda pergi ke restoran, jangan makan keju kecuali jika benar-benar steril.

7. Minuman Kalengan dan Kafein Harus Dibatasi

Sekitar 200 miligram per hari kafein dianggap aman dalam kehamilan. Minuman segar atau tonik meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan irama jantung tidak normal. Obat-obatan termasuk alkohol, ginseng, teh tidak aman digunakan saat Bunda hamil.

8. Pepaya Hijau

Pepaya hijau mengandung zat yang bisa menyebabkan kontraksi rahim. Lateks yang ditemukan pada pepaya hijau memiliki efek yang sama dengan oksitosin dan prostaglandin, yang berhubungan dengan onset persalinan.

9. Lemak Trans

Lemak trans meningkatkan kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL untuk melindungi jantung. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu menimbulkan risiko masalah endometrium dan ketidaksuburan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa lemak trans memiliki potensi untuk menyebabkan kelahiran prematur atau anak-anak dengan berat badan kurang.

Bunda harus menahan diri dari mengkonsumsi makanan gorengan. Penting untuk memeriksa secara menyeluruh jenis produk susu yang seperti biskuit dan roti sebelum digunakan.

10. Makanan Manis

Bunda harus membatasi penggunaan gula selama kehamilan karena meningkatkan risiko terkena diabetes gestasional, yang juga dapat meningkatkan berat badan Bunda dengan kelebihan berat badan dan obesitas yang secara langsung mempengaruhi kehamilan Bunda.

Namun, Beberapa makanan yang mengandung gula tapi tidak memiliki rasa manis bisa membuat Bunda harus memperhatikannya dan jangan terlalu sering menggkonsumsinya. Termasuk:

  • Kue termasuk roti dan salad
  • Pizza
  • Makanan ringan seperti biskuit, popcorn, makanan ringan lainnya
  • Kacang-kacangan

Bunda tidak perlu berhenti menggunakan makanan diatas sepenuhnya, pastikan untuk menahan dan tidak makan terlalu banyak untuk mengkonsumsinya.

11. Minuman Berkarbonasi dan Minuman Manis

Minuman ini biasanya terdiri dari kadar gula olahan yang tinggi. Bunda harus menghindari air seperti coca cola, pepsi, teh susu, jus kalengan.

12. Makanan Tinggi Sodium

Sodium berlimpah dalam garam, dan banyak sodium menyebabkan tubuh meningkatkan kapasitas retensi airnya, menyebabkan pembengkakan lebih parah pada kehamilan.

Sodium juga ditemukan pada makanan beku (pengawet), roti, salad, kecap ikan dan tidak baik untuk wanita hamil.

Ada sebaiknya tidak terlalu banyak makan makanan diatas dan membatasinya selama kehamilan dan Bunda tidak tahu apa yang harus dimakan besok. Cobalah untuk berkonsultasi pada dokter Bunda untuk mengetahui apa saja makanan yang tidak baik untuk wanita hamil dan juga apa yang harus dimakan ibu hamil? dan pilih yang paling menguntungkan bagi ibu dan anak. Jika Bunda membutuhkan suplemen vitamin selama kehamilan, pilih makanan yang direkomendasikan yang mengandung vitamin K, vitamin A, vitamin B, dan vitamin E.

Baca Juga :   Penyebab dan Cara Mengobati Kaki Bengkak Saat Hamil

Related Posts

Leave a Reply

Sending

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.